0
Coret-Coret Cerpenku
Posted by Unknown
on
01.33
Sahabat selalu dihati
"Bangun.. bangun... bangun...!!" teriak Kak Eka sambil menarik selimut yang masih menutupi seluruh tubuhku, "sudah pagi yach kag, aku pikir masih malem...? hari ini aku libur ajach yah kag, aku males sekolah hari senin" sahutku sambil mengucek mataku. " Din kamu gak liat diluar ada siapa,,," bentak kag eka sambil menunjuk kearah jendela, dan aku pun langsung melompat dari atas kasur melihat kearah jendela. Ternyata Keysa telah menunggu ku didepan pagar rumah dengan sepeda mininya, keysa pun melirik kearah jendela kamarku sambil melambaikan tangan dan menunjukan jam tangannya agar aku segera mungkin mandi dan bergegas berangkat sekolah bersamanya. "Tunggu sebentar yah key, aku mandi dulu ." teriak ku dari dalam kamar sambil nyengir kuda.
"Ya ampun, mana sih dini...? kesiangan terus bangunnya...!!" gumam keysa sambil masang muka kesal."Keeeyyyyssaaaaaaaaaaaaaaaaaa.....!!" teriak ku ngos-ngosan lari kecil ke arah keysa sambil menenteng sepeda mini ku,
" inget peraturan yah din, siapa yang telat bangun dia yang mentraktir dikantin sepuasnya...!"
" iya aku ingat kog, hari ini aku traktir, tapi kalo dipikir-pikir dari kemaren aku terus yang mentraktir kamu dikantin. Kamu kapan traktir aku key.." sahutku sambil masang muka lusuh.
"salah sendiri, siapa suruh bangun siang dan jadi gadis yang pemalas....! hahahahhah :D " ejek key sambil tertawa puas melihat aku menderita akibat ulah ku sendiri.
"niih ngobrol terus kapan berangkatnya, hayo kita lombaaa yaahh.. siapa yaaaaaaaaaang..."
"stoooppppp...!!!!" teriakku menghentikan ucapan keysa.
" aku belum selesai bicara din, kamu gak soapan...?" keysapun memsang muka juteknya dan sedikit melotot ke arah ku.
"udahlah, gak usah diterusin lagi. Aku habis bandar gara-gara kamu key. aku tau otak bisnismu...? kamu mau ngajak lomba siapa cepat sampai sekolah dia yang dapet kado istimewa dari yang kalah. Dan bagusnya, aku lagi lagi pasti kalah oleh mu..!" jawabku dengan cetus
"HAHAHAHAHAHAHHAAAA :D" key pun tertawa keras mendengar perkataanku, dengan spontan dia mencubit pipi ku sangat keras " AAAUUUUUWWWW...."teriak ku dengan keras.
"hayoo kejar aku, weeeeekkkkkk.. dasar kura-kura" keysa pun kabur dengan mengayunkan sepedanya dengan kencang. Dan aku pun mengejar keysa untuk membalaskan dendamku dengan sepedaku.
***
Terdengar suara bell sekolah pertanda pelajaran sudah selesai, aku dan keysa masih dibangku sekolah sambil merapikan buku-buku kami.
"Keey,..." kataku sambil melirik kearah keysa.
"iya ada apa din, pulang ini kamu mau traktir aku makan siang yah...?" jawab keysa sambil senyum simpul
"whaaaaaaatttt...." jeeerriiitttku kearah kuping keysa dengan sedikit kesal
"heeeyyy, biasa aja kali. aku gak budek kayak kamu hahahha. :D" ejek keysa
"habisnya kamu ngeselin, bisakah 1 hari saja kamu tidak bikin aku kesel keeeyyy..." gerutuku
" bisa, asal kamu selalu ada disampingku. forever and you don't ever leave me alone." lirik keysa ke arahku dengan tatapan yang serius membuat aku sedikit terenyuh,
"why...? what is there that you hide from me keey...?" dengan wajah yang serius aku bertanya kepada keysa dan memegang kedua pundaknya.
*duught* kepala ku dipukul keysa dan keysa pun tertawa lepas melihat muka ku yang sangat serius menanggapi setiap tutur katanya.
"heeey, what are you doing key....!! it;s very sick u know...! :'( " kataku sambil mengelus kepelaku.
"lagak loe pake bahasa inggris diiin, hahhahah :D! Eeeh tadi kamu sebenernya mau bilang apa ke aku...?"
"aku mau ajak kamu ke...."
"perpus atau gramed...? pasti mau ke gramedia ..?" potong keysa dari pembicaraanku
" you right sista,.." teriak ku sambil memeluk keysa " kamu memang sahabatku, tau banget kebiasaanku..?"
"ya iya laah tau, kamu selalu ngajak aku kesana dan kamu hanya numpang baca doank."cetus keysa dengan memasang muka datar.
"sailaaaannn, kamu tuuh yah.selalu ngejek aku terus. Padahal kamu jugakan numpang baca.!"
"ya udah hayooo kita pergi sekarang, ntar kesorean pulangnya"sahut keysa, sambil menrik tanganku
***
***
Setiba di Gramedia, kami pun memakirkan sepeda mini kami. "Pak satpam nitip yahh, jangan ilang loh. Kalo ilang ntar aku pecat jadi satpam. hahahah :D peace pak satpam." teriak ku kearah pak satpam langganan di Gramedia yang sering kami datangi. "Iidiih lagak loe din, eehh pak jitak aja kepalanya dini kalo dia berulah gak sopan ke bapak." teriak keysa ke arah pak satpam. Tapi pak satpam hanya tertawa sambil geleng-geleng melihat tingkah kami berdua yang sering perang mulut tapi sampai sekarang masi akur saja.Meski keysa sangat meyebalkan,tapi aku sangat menyangi keysa seperti apapun dia.Kami pun bergegas masuk ke Gramedia dan menyantap semua buku yang sudah kami incar untuk membacanya.Kami selalu pakai masker penutup mulut agar karyawan disana tidak mengenali kami, ini adalah modus kami agar kami tidak malu kesana setiap saat tanpa membeli satu buku pun.
"Diin aku kesana yaah...!" sambil menunjuk kearah kesehatan
"iya key, aku baca komik dan novel disana yah..."
"Okey sip, see.you..."
kami pun berpencar untuk membaca buku yang kami incar, tiba-tiba aku masi terpikir sama ucapan keysa tadi "kesya kog akhir-akhir ini sedikit aneh. Tapi seharusnya aku senang donk lihat sahabatku bahagia seperti itu, tapi jujur deh seperti ada yang disembunyikan dari aku deh."gumamku dalam batin sambil melirik ke arah keysa. Dan tiba-tiba keysa menoleh kearahku seaka-akan dia tau apa yang aku pikirkan tapi dia hanya tersenyum simpul sambil melambaikkan tangannya. Akupun membalas senyum dan menutup muka ku dengan buku yang aku baca dan otakku masi berpikir tentang keysa sambil mengerutkan dahi sambil menggerakkan kedua bola mataku ke kanan dan ke kiri seperti sedang berpikir keras memecahkan teka teki yang ada pada keysa.Tanpa aku sadar karena sedang serius memikirkan keysa tiba-tiba seorang pegawai Gramedia melihat ke arahku dan sedikit mengintip wajah ku yang aku tutupin buku yang aku baca, pegawai itu hanya tertawa kecil dan memcahkan konsentrasiku tentang keysa
"Dekk...dek..dek... " panggil pegawai tampan yang berdiri sejak tadi didepanku
" haaaaggghttt.. iy ada apa mas..? " jawabku sedikit kaget
" adek sepertinya sedenga berpikir keras." tanya pegawai tampan itu ke saya dengan sok akrab
"haaght, gak ada mas,,,"
"heeeeemmmmm kalo boleh aku tanya kamu kelas berapa sekarang...?"
"kelas 2 SMA, kenapa mas..?"
"Oowh, berarti udah pandai baca donk.." tanya pegawai itu seraya mengejekku
"laah iyalah, mas pikir aku kelas 2 SD apa...!" jawabku dengan sedikit sewot
"Sangkin pinternya, kamu pandai baca terbalik yach.hahahah.. "
"Haaght masa siih,,,," sambil aku mengecek buku yang aku baca
"ttuuuh kebalikan .."
" Tadi gak kebalik mas, kenapa jadi kebalik yahh..?" jawabku sedikit malu.Aku pun meletakkan buku itu kembali dan pergi meninggalkan pegawai tersebut yang masih tertawa kecil melihat tingkahku, dan aku pun menghampiri keysa yang melihatku dari kejauhan sambil senyum-senyum.
"kamu kenapa din sama cowok itu...? dia pedekate sama kamu yah, ciieey ciieey.. hahahah " tanya keysa.
"apaan sih, aku malah malu karena baca kebalik ketauan sama mas itu tadi. Mangkanya aku ngampiri kamu. Udah yuuk kita pulang aja, mood ku udah ilang...! " saahutku sedikit kesal dan malu.
"Ok deh kita pulang, tapi kita ...."
"kita apa..? makan lagi maksudnya. kamu itu makan terus, kalau udah gendut baru deh tau rasa.."
"yeeeee... emngnya aku situ, males olah raga."ucap keysa sambil melirik sinis ke aku.
"y udah didunia ini memang kamu yang paling cantik dan seksi. Puuuuasssss...!"
"hahahahah makasi diin, ayoook kita pulang :)"
kami pun pergi meninggalkan gramedia dan pulang kerumah dengan sepeda mini kami
***
2 Minggu Kemudian.
"Diin, aku ke perpustakaan sekolah dulu yah, maaf aku gak bisa teminin kamu ke kantin"
"iya gak apa-apa, atau kamu mau aku temenin ke perpus..?"
"gak usah, aku mau sendiri aja. maaf yah diin. aku pergi dulu yahh. see you..." keysa pun pergi ke perpus sambil melambaikan tangannya dengan sedikit yang tergesah gesah.
Kecurigaanku semakin menjadi dengan tingkah keysa yang akhir-akhir ini sedikit tertutup dan seperti ada yang disembunyiin dari dia, aku pun diam-diam mengintai dia dari kejauhan.
Aku melihat dia sedang membaca buku tentang kesehatan lagi, tidak lama bell sekolah pun berbunyi dan keysa pun berlari keluar perpus untuk masuk ke kelas agar tidak didahului olehku. Saat keysa berlalu aku pun menghampiri buku yang telah dibaca keysa. Alangkah terkejutnya aku, keysa membaca tenang Penyakit Lupus, dia seperti mencari tahu tentang penyakit tersebut. Dalam benak ku berkata " apa keysa mengidap penyakit ini...?" sejuta pertanyaan mengendap diotakku dan aku pun meminjam beberapa buku termasuk buku Penyakit Lupus kepada penjaga perpus. Aku letakkan buku itu dibuku paling bawah agar tak terlihat oleh keysa, aku pun masuk kekelas dan keysa melihat aku membawa beberapa buku dari perpus "kamu pinjem buku banyak banget din, boleh aku liat..?" tanya keysa dan hampir mau merebut buku yang ada ditanganku, dengan cepat aku mengelak dari tangan keysa " heeeyyy ini rahasia, memangnya kamu aja yang ada rahasia hahhahaha " jawab ku sedikit mengejek keysa.
***
"Haaght masa siih,,,," sambil aku mengecek buku yang aku baca
"ttuuuh kebalikan .."
" Tadi gak kebalik mas, kenapa jadi kebalik yahh..?" jawabku sedikit malu.Aku pun meletakkan buku itu kembali dan pergi meninggalkan pegawai tersebut yang masih tertawa kecil melihat tingkahku, dan aku pun menghampiri keysa yang melihatku dari kejauhan sambil senyum-senyum.
"kamu kenapa din sama cowok itu...? dia pedekate sama kamu yah, ciieey ciieey.. hahahah " tanya keysa.
"apaan sih, aku malah malu karena baca kebalik ketauan sama mas itu tadi. Mangkanya aku ngampiri kamu. Udah yuuk kita pulang aja, mood ku udah ilang...! " saahutku sedikit kesal dan malu.
"Ok deh kita pulang, tapi kita ...."
"kita apa..? makan lagi maksudnya. kamu itu makan terus, kalau udah gendut baru deh tau rasa.."
"yeeeee... emngnya aku situ, males olah raga."ucap keysa sambil melirik sinis ke aku.
"y udah didunia ini memang kamu yang paling cantik dan seksi. Puuuuasssss...!"
"hahahahah makasi diin, ayoook kita pulang :)"
kami pun pergi meninggalkan gramedia dan pulang kerumah dengan sepeda mini kami
***
2 Minggu Kemudian.
"Diin, aku ke perpustakaan sekolah dulu yah, maaf aku gak bisa teminin kamu ke kantin"
"iya gak apa-apa, atau kamu mau aku temenin ke perpus..?"
"gak usah, aku mau sendiri aja. maaf yah diin. aku pergi dulu yahh. see you..." keysa pun pergi ke perpus sambil melambaikan tangannya dengan sedikit yang tergesah gesah.
Kecurigaanku semakin menjadi dengan tingkah keysa yang akhir-akhir ini sedikit tertutup dan seperti ada yang disembunyiin dari dia, aku pun diam-diam mengintai dia dari kejauhan.
Aku melihat dia sedang membaca buku tentang kesehatan lagi, tidak lama bell sekolah pun berbunyi dan keysa pun berlari keluar perpus untuk masuk ke kelas agar tidak didahului olehku. Saat keysa berlalu aku pun menghampiri buku yang telah dibaca keysa. Alangkah terkejutnya aku, keysa membaca tenang Penyakit Lupus, dia seperti mencari tahu tentang penyakit tersebut. Dalam benak ku berkata " apa keysa mengidap penyakit ini...?" sejuta pertanyaan mengendap diotakku dan aku pun meminjam beberapa buku termasuk buku Penyakit Lupus kepada penjaga perpus. Aku letakkan buku itu dibuku paling bawah agar tak terlihat oleh keysa, aku pun masuk kekelas dan keysa melihat aku membawa beberapa buku dari perpus "kamu pinjem buku banyak banget din, boleh aku liat..?" tanya keysa dan hampir mau merebut buku yang ada ditanganku, dengan cepat aku mengelak dari tangan keysa " heeeyyy ini rahasia, memangnya kamu aja yang ada rahasia hahhahaha " jawab ku sedikit mengejek keysa.
***
Didalam kamar dengan seksama aku membaca buku yang telah aku pinjam di perpus tadi siang, bait demi bait aku baca. Dan aku tidak menemukan kalau keysa memiliki ciri-ciri penyakit tersebut, "oowwh iya, besokkan hari minggu, apa aku besok kerumah keysa aja yah..?" ucapku dalam hati.Sambil berpikir dan akhirnya aku putuskan besok aku akan kerumah keysa pagi-pagi sekali.
*ciiittt.....ciiittt....cciiitttt..... terdengar suara burung dipagi hari dari luar rumah, aku yang telah bersiap-siap untuk kerumah keysa dan untuk hari ini aku bangun tepat jam 7 dan sudah bergegas mengeluarkan sepeda mini ku. Dengan kekuatan penuh aku bergoes menuju rumah keysa dengan terengah-engah. Sampai sudah dirumah keysa, tepat jam 8 lebih 15 menit, kkrrriiiingg...kriiinngg...kkrriiinggg... aku bunyikan bell sepeda ku agar keysa keluar rumah."Haaii Diin, ngapain pagi-pagi kerumahku. Ini hari minggu bukan hari senin hahaha :D" teriak keysa dari depan pintu rumahnya sambil tertawa. "ya ampun, aku juga tau kali key..!! aku cuman mau main kerumah kamu aja." ucapku sambil memakirkan sepeda ku dirumah keysa.
"mama papa keey mana..?aku sudah 1 bulan lebih gak main kerumah mu "
tapi keysa hanya diam dan tertunduk lemas,
"kamu kenapa keey, papa sama mama baik-baik saja kan..?"
"mereka baik, tapi adikku...?"
"lira kenapa keey...?" tanya ku dengan muka yang penasaran
"lira sekarang dibawah mama sama papa ke Singapore, lira lagi menajalankan terapi penyakitnya. Maaf aku menyebunyikan ini dari mu, aku gak mau kamu ikut sedih gara-gara memikirkan penyakit adikku. Dan aku takut kamu marah karena aku tidak mau berbagi kesedihan ku ke kamu..?" jawab keysa dengan muka yang sedih dan sedikit mengucurkn air mata.
" iya aku marah sama kamu, karena kamu egois. Kamu gak mau berbagi cerita dengan ku, aku ini kamu anggap apa...? aku sudah menganggap lira adek ku juga kita semua satu keluarga. tapi kenapa kamu egois menyimpan semua sendri..? sahutku dengan cetus dan nada yang sedikit tinggi karena kesal dengan keysa.
"iya aku tau aku salah, tapi aku tidak mau kamu sedih. Dan menganggu konstrasi sekolah kamu. aku minta maaf yah...?" ucap keysa sambil menjulurkan tangannya.
Dan aku pun langsung memeluk keysa , kami berdua pun menangis dalam pelukkan.
"maafkan aku yah key, aku memang bukan sahabat yang bik buatmu..? aku tidak memahami perasaanmu,"kataku dengan nada yang sedih dan masih dalam pelukan. keysa pun semakin erat memeluk ku dan semakin menjadi menangis karena mengingat adiknya yang ada jauh disana melawan penyakit tersebut.
"Diin, aku ingin bertemu adikku..."
"kita doakan saja dari sini keey, semoga lira cepet sembuh dan berhasil melawan penyakitnya itu. aku akan selalu ada untukmu kapan pun kamu membutuhkan aku."
"terima kasih yah diin,,,"
Kami pun masuk kerumah keysa, sekedar minum teeh hangat dan menenangkan hati kami, tak lama HP keey berdering. *kriiiing kriiing kriiiing.... "mama nelpon diiin,,,?" ucap keysa dengan muka yang berbinar binar. "ya udah buruan angkat, kali aja ada kabar gembira dari lira " ucapku untuk menyemangati keysa.
"iya halooo maaa..." jawab kesya dengan senyumnya
Aku pun menyeruput teeh hangatku sambil makan kue yang telah disediakan keysa. Setelah keysa menutup telponnya, keysa menghampiriku dengan muka yang sedih dan mata yang berkaca-kaca.
"kamu kenapa keey, apa ada masalah dengan lira..?" ucapku dengan muka yang cemas
"kabar lira sudah sedikit membaik dari sebelumnya din..."
"it's very good news, terus kenapa kamu sedih..?" tanya ku lagi yang kebingungan dengan tingkah keysa
"mama bilang, lira pengen aku ada disampingnya.kalau aku pergi kamu bagaimana din, apa kamu mau ikut dengan ku menyusul lira ke singapore...?" seru keysa
"keadaan seperti ini pun kamu masi memikirkan aku, aku akan baik-baik saja disini. Kita masih bisa komunikasi lewat internet dan Handphone. Yang penting kamu bisa bertemu dengan adikmu. bukan kah kamu juga ingin bertemu dengan lira." ucapku
"iya aku sangat merindukan adikku, dan aku pasti akan merindukkan kamu juga diin.."
" aku juga pasti sangat merindukkan mu keey, jadi kapan kamu akan berangkat...?"
"Hari ini, tepatnya sore ini aku akan terbang kesana karena mama sudah menyiapkan semua. Bahkan mama sudah menelpon wali kelas kita untuk minta izin kepergian ku."
"wooow mendadak sekali key, tapi tidak apa-apa...? dan nyatanya aku tidak sia-sia datang kerumah mu pagi-pagi. hayoo aku bantu beres-beres baju mu ke koper.". Keysa pun memelukku lagi dan sambil berkata "apa kamu inget kata-kataku beberapa minggu yang lalu ...?"
"yang mana keey, aku males mengingat kata-katamu. habisnya kamu selalu mengejekku.hehehhe "jawabku sambil sidikit mengguyon keysa.
"bukan yang itu tapi kalimat ini "diampingku forever and you don't ever leave me alone." dan nyatanya malah aku yang pergi meninggalkan kamu sendiri disini." tegas keysa dengan mata yang berkaca-kaca.
"oowh itu, tapi kamu pergi untuk adikmu bukan ingin menjauh dari ku. udah aku tidak apa -apa keey" ucapaku saat itu, padahal hatiku sangat sedih dan ingin melarangnya pergi. Dan aku berpikir alangkah egoisnya aku jika aku menghalangi dia pergi. Kami pun bergegas membereskan pakaian keysa agar tidak ketinggalan pesawat.
***
Waktu telah menunjukkan jam 3 Sore, aku pun menghantar keysa pergi ke bandara dengan menggunakan taksi yang kami tumpangi. Sepanjang perjalan kami hanya berdiam dan saling berpegangan tangan dan rasanya aku tidak ingin melepaskan tanganku, hanya keysa sahabat terbaikku disini, entah bagaimana hari-hari ku jika kami berpisah dalam waktu yang lama. "Diiin, kita sudah sampai " tegur keysa memecahkan lamunanku disepanjang perjalanan tadi. " eeh kog cepet banget yah, padahal kita baru duduk looh. ya udah hayo turun dan keluarkan semua ranselmu dari bagasi taksi.Kami pun berjalan menuju airport, tapi aku hanya bisa menghantar sampai depan gerbang yang membuatku tak bisa memendung air mata ini. Dan aku pun memeluk keysa dengan erat dan rasanya tidak ingin melepaskan peluk ini.
"Diiin, kamu menangis...?" tanya keysa
aku hanya diam dan memeluk keysa semakin erat."Diin, meski kita jauh.. tapi kamu akan sealu dihatiku. Kalau aku sudah menyelesaikan tugasku disana untuk menemani adikku. Aku pasti akan langsung pulang dan menemui kamu." ucap keysa sambil menangis dan ucapan yang terbata-bata.
"Key, aku bejanji saat kamu pulang ke indonesia aku sudah merubah sifatku, aku tidak akan bangun siang lagi, dan aku gak akan malas"an lagi ...! kamu janji cepet pulang yah, aku akan selalu menunggu dan menanti mu..! " seru ku melepaskan pelukkan kami dan menggenggam tangan keysa.
"ok, kamu janji yah. pokoknya setelah aku pulang kamu harus jadi lebih baik."
"iyaaaapppppppp,,,,!!" ucapku sambil memberikan senyuman kecil untuk keysa.
Kami pun bepelukan untuk terkahir kalinya, keysa pun pergi menuju pesawat yang iya tumpangi sambil melambaikan tangan dan berbisik dari kejauhan menyebutkn "see you" karena kami tidak ingin mengucapakn good bye, itu kalimat yang sangat menyakitkan buat kami.
Aku masih menunggu dibawah sampai peswat keysa terbang, 10 menit kemudian peswat keysa mulai melaju dan lepas landas terbang ke udara bersama rindu yang slalu aku simpan untuknya.
"KEYSAAAA CEPET PULANG YAAH, AKU DISINI SELALU MENANTI KEPULANGANMU....!!" teriak ku sambil melambaikkan tangganku.
the end
*ciiittt.....ciiittt....cciiitttt..... terdengar suara burung dipagi hari dari luar rumah, aku yang telah bersiap-siap untuk kerumah keysa dan untuk hari ini aku bangun tepat jam 7 dan sudah bergegas mengeluarkan sepeda mini ku. Dengan kekuatan penuh aku bergoes menuju rumah keysa dengan terengah-engah. Sampai sudah dirumah keysa, tepat jam 8 lebih 15 menit, kkrrriiiingg...kriiinngg...kkrriiinggg... aku bunyikan bell sepeda ku agar keysa keluar rumah."Haaii Diin, ngapain pagi-pagi kerumahku. Ini hari minggu bukan hari senin hahaha :D" teriak keysa dari depan pintu rumahnya sambil tertawa. "ya ampun, aku juga tau kali key..!! aku cuman mau main kerumah kamu aja." ucapku sambil memakirkan sepeda ku dirumah keysa.
"mama papa keey mana..?aku sudah 1 bulan lebih gak main kerumah mu "
tapi keysa hanya diam dan tertunduk lemas,
"kamu kenapa keey, papa sama mama baik-baik saja kan..?"
"mereka baik, tapi adikku...?"
"lira kenapa keey...?" tanya ku dengan muka yang penasaran
"lira sekarang dibawah mama sama papa ke Singapore, lira lagi menajalankan terapi penyakitnya. Maaf aku menyebunyikan ini dari mu, aku gak mau kamu ikut sedih gara-gara memikirkan penyakit adikku. Dan aku takut kamu marah karena aku tidak mau berbagi kesedihan ku ke kamu..?" jawab keysa dengan muka yang sedih dan sedikit mengucurkn air mata.
" iya aku marah sama kamu, karena kamu egois. Kamu gak mau berbagi cerita dengan ku, aku ini kamu anggap apa...? aku sudah menganggap lira adek ku juga kita semua satu keluarga. tapi kenapa kamu egois menyimpan semua sendri..? sahutku dengan cetus dan nada yang sedikit tinggi karena kesal dengan keysa.
"iya aku tau aku salah, tapi aku tidak mau kamu sedih. Dan menganggu konstrasi sekolah kamu. aku minta maaf yah...?" ucap keysa sambil menjulurkan tangannya.
Dan aku pun langsung memeluk keysa , kami berdua pun menangis dalam pelukkan.
"maafkan aku yah key, aku memang bukan sahabat yang bik buatmu..? aku tidak memahami perasaanmu,"kataku dengan nada yang sedih dan masih dalam pelukan. keysa pun semakin erat memeluk ku dan semakin menjadi menangis karena mengingat adiknya yang ada jauh disana melawan penyakit tersebut.
"Diin, aku ingin bertemu adikku..."
"kita doakan saja dari sini keey, semoga lira cepet sembuh dan berhasil melawan penyakitnya itu. aku akan selalu ada untukmu kapan pun kamu membutuhkan aku."
"terima kasih yah diin,,,"
Kami pun masuk kerumah keysa, sekedar minum teeh hangat dan menenangkan hati kami, tak lama HP keey berdering. *kriiiing kriiing kriiiing.... "mama nelpon diiin,,,?" ucap keysa dengan muka yang berbinar binar. "ya udah buruan angkat, kali aja ada kabar gembira dari lira " ucapku untuk menyemangati keysa.
"iya halooo maaa..." jawab kesya dengan senyumnya
Aku pun menyeruput teeh hangatku sambil makan kue yang telah disediakan keysa. Setelah keysa menutup telponnya, keysa menghampiriku dengan muka yang sedih dan mata yang berkaca-kaca.
"kamu kenapa keey, apa ada masalah dengan lira..?" ucapku dengan muka yang cemas
"kabar lira sudah sedikit membaik dari sebelumnya din..."
"it's very good news, terus kenapa kamu sedih..?" tanya ku lagi yang kebingungan dengan tingkah keysa
"mama bilang, lira pengen aku ada disampingnya.kalau aku pergi kamu bagaimana din, apa kamu mau ikut dengan ku menyusul lira ke singapore...?" seru keysa
"keadaan seperti ini pun kamu masi memikirkan aku, aku akan baik-baik saja disini. Kita masih bisa komunikasi lewat internet dan Handphone. Yang penting kamu bisa bertemu dengan adikmu. bukan kah kamu juga ingin bertemu dengan lira." ucapku
"iya aku sangat merindukan adikku, dan aku pasti akan merindukkan kamu juga diin.."
" aku juga pasti sangat merindukkan mu keey, jadi kapan kamu akan berangkat...?"
"Hari ini, tepatnya sore ini aku akan terbang kesana karena mama sudah menyiapkan semua. Bahkan mama sudah menelpon wali kelas kita untuk minta izin kepergian ku."
"wooow mendadak sekali key, tapi tidak apa-apa...? dan nyatanya aku tidak sia-sia datang kerumah mu pagi-pagi. hayoo aku bantu beres-beres baju mu ke koper.". Keysa pun memelukku lagi dan sambil berkata "apa kamu inget kata-kataku beberapa minggu yang lalu ...?"
"yang mana keey, aku males mengingat kata-katamu. habisnya kamu selalu mengejekku.hehehhe "jawabku sambil sidikit mengguyon keysa.
"bukan yang itu tapi kalimat ini "diampingku forever and you don't ever leave me alone." dan nyatanya malah aku yang pergi meninggalkan kamu sendiri disini." tegas keysa dengan mata yang berkaca-kaca.
"oowh itu, tapi kamu pergi untuk adikmu bukan ingin menjauh dari ku. udah aku tidak apa -apa keey" ucapaku saat itu, padahal hatiku sangat sedih dan ingin melarangnya pergi. Dan aku berpikir alangkah egoisnya aku jika aku menghalangi dia pergi. Kami pun bergegas membereskan pakaian keysa agar tidak ketinggalan pesawat.
***
Waktu telah menunjukkan jam 3 Sore, aku pun menghantar keysa pergi ke bandara dengan menggunakan taksi yang kami tumpangi. Sepanjang perjalan kami hanya berdiam dan saling berpegangan tangan dan rasanya aku tidak ingin melepaskan tanganku, hanya keysa sahabat terbaikku disini, entah bagaimana hari-hari ku jika kami berpisah dalam waktu yang lama. "Diiin, kita sudah sampai " tegur keysa memecahkan lamunanku disepanjang perjalanan tadi. " eeh kog cepet banget yah, padahal kita baru duduk looh. ya udah hayo turun dan keluarkan semua ranselmu dari bagasi taksi.Kami pun berjalan menuju airport, tapi aku hanya bisa menghantar sampai depan gerbang yang membuatku tak bisa memendung air mata ini. Dan aku pun memeluk keysa dengan erat dan rasanya tidak ingin melepaskan peluk ini.
"Diiin, kamu menangis...?" tanya keysa
aku hanya diam dan memeluk keysa semakin erat."Diin, meski kita jauh.. tapi kamu akan sealu dihatiku. Kalau aku sudah menyelesaikan tugasku disana untuk menemani adikku. Aku pasti akan langsung pulang dan menemui kamu." ucap keysa sambil menangis dan ucapan yang terbata-bata.
"Key, aku bejanji saat kamu pulang ke indonesia aku sudah merubah sifatku, aku tidak akan bangun siang lagi, dan aku gak akan malas"an lagi ...! kamu janji cepet pulang yah, aku akan selalu menunggu dan menanti mu..! " seru ku melepaskan pelukkan kami dan menggenggam tangan keysa.
"ok, kamu janji yah. pokoknya setelah aku pulang kamu harus jadi lebih baik."
"iyaaaapppppppp,,,,!!" ucapku sambil memberikan senyuman kecil untuk keysa.
Kami pun bepelukan untuk terkahir kalinya, keysa pun pergi menuju pesawat yang iya tumpangi sambil melambaikan tangan dan berbisik dari kejauhan menyebutkn "see you" karena kami tidak ingin mengucapakn good bye, itu kalimat yang sangat menyakitkan buat kami.
Aku masih menunggu dibawah sampai peswat keysa terbang, 10 menit kemudian peswat keysa mulai melaju dan lepas landas terbang ke udara bersama rindu yang slalu aku simpan untuknya.
"KEYSAAAA CEPET PULANG YAAH, AKU DISINI SELALU MENANTI KEPULANGANMU....!!" teriak ku sambil melambaikkan tangganku.
the end

Posting Komentar